Warga KDM

Warga KDM Bicara tentang Subang

37 Siswa Kelas 9 SMP IT Al-Majid Subang Ikuti Khotmul Qur’an Angkatan Ke-6
06/06/2026

37 Siswa Kelas 9 SMP IT Al-Majid Subang Ikuti Khotmul Qur’an Angkatan Ke-6

SUBANG, TINTAHIJAU.COM — Sebanyak 37 siswa kelas 9...

Eks Petinggi BGN Bantah Korupsi Mandiri, Siap Seret Puluhan Nama Lain
06/06/2026

Eks Petinggi BGN Bantah Korupsi Mandiri, Siap Seret Puluhan Nama Lain

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Mantan Wakil Kepala Badan Gizi...

Binlat Black Scorpion Siapkan Casis di Yonif 312 Kala Hitam Subang
05/06/2026

Binlat Black Scorpion Siapkan Casis di Yonif 312 Kala Hitam Subang

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Kesempatan bagi generasi muda yang...

Tridjaya Elektronik Subang Tebar Promo Spesial Juni untuk Pembeli Sepeda Listrik
05/06/2026

Tridjaya Elektronik Subang Tebar Promo Spesial Juni untuk Pembeli Sepeda Listrik

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Tridjaya Elektronik menghadirkan promo spesial...

04/06/2026

Ga Semua Orang Takut Mobilnya Rusak

03/06/2026

Detik-Detik Dadan, Lodewyk, Sony Pakai Rompi tahanan

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Ko...
03/06/2026

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu, 3 Juni 2026 malam.

Silmy diketahui menjadi salah satu pihak yang dicari penyidik KPK dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung di wilayah Jakarta Barat pada 2-3 Juni 2026.

Berdasarkan pantauan, Silmy tiba di lokasi sekitar pukul 22.33 WIB dengan mengenakan kemeja batik dan didampingi sejumlah pengawal. Kedatangan Silmy sempat diwarnai kericuhan setelah beberapa pengawalnya berupaya menghalangi wartawan yang meliput dan terjadi aksi pemukulan.

Sebelumnya, KPK melaksanakan operasi senyap di Jakarta Barat pada 2-3 Juni 2026 yang berujung pada penangkapan belasan orang. Sejumlah pihak yang diamankan telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Dalam operasi tersebut, KPK juga menyita berbagai barang yang diduga berkaitan dengan perkara. Sedikitnya empat unit mobil, sembilan sepeda motor, dan tujuh sepeda diamankan dan dibawa ke kantor lembaga antirasuah tersebut menggunakan kendaraan towing.

Seluruh barang bukti kini ditempatkan di area kantor KPK. Selain kendaraan, penyidik turut mengamankan sejumlah mata uang asing, yakni dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat, serta logam mulia berupa emas.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA) di Indonesia. Namun, saat ditanya apakah ada WNA maupun pengacara yang turut diamankan dalam operasi itu, Budi belum memberikan penjelasan rinci.

"Untuk detailnya nanti, ya, karena dalam proses pengurusan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) ataupun KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap), WNA ini juga bisa menggunakan perantara untuk prosesnya. Nah, ini nanti kita akan jelaskan konstruksinya dalam konferensi pers," ujarnya.

Sumber NTV

Pelayanan Kurang Optimal, Bupati Indramayu Serahkan RS Patrol ke Pemprov Jabar
25/05/2026

Pelayanan Kurang Optimal, Bupati Indramayu Serahkan RS Patrol ke Pemprov Jabar

INDRAMAYU, TINTAHIJAU.COM – Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi menyerahkan...

Address

Subang
41256

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Warga KDM posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share