Telaga Ilmu

Telaga Ilmu Membaca Jendela Dunia

12/06/2023

Sebuah buku motivasi agama dosis tinggi, dengan pendekatan yang unik. Mengajak pembaca untuk menikmat shalat sebagai sebuah kenikmatan, bukan sebagai beban.

Penulis hadir dalam perspektif sebagai orang yang enggan shalat. Mencoba memahami alasan-alasannya, untuk kemudian mengajak diskusi apakah alasan tersebut sebenarnya relevan atau tidak. Jauh dari kesan mendikte dan menggurui.

Cek video lengkap: https://youtu.be/BwUEmw3gk0I

Buku mungil ini karya penulis terkenal dari Mesir, Amr Khalid. Bertahan menjadi buku best seller dalam beberapa tahun, t...
07/06/2023

Buku mungil ini karya penulis terkenal dari Mesir, Amr Khalid. Bertahan menjadi buku best seller dalam beberapa tahun, termasuk edisi Indonesianya.

Membahas sifat kasih-sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Kasih-sayang itu menetap pada setiap takdir yang dijalani si hamba; entah takdir s**a maupun duka.

Dengan cinta dan kasih sayangnya, Allah ingin agar manusia menang dalam melawan hawa nafsu, dan akhirnya masuk surga yang telah Ia sediakan.

Info pemesanan 085867784130

‏إن في قضاء حوائج الناس لذة لا يَعرفها إلا من جربها! فافعل الخير مهما استصغرته فإنك لا تدري أي حسنة تدخلك الجنةMembantu ...
31/01/2022

‏إن في قضاء حوائج الناس لذة لا يَعرفها إلا من جربها! فافعل الخير مهما استصغرته فإنك لا تدري أي حسنة تدخلك الجنة

Membantu memenuhi kebutuhan orang lain adalah suatu kenikmatan tersendiri, yg hanya bisa dirasakan orang yg mencobanya. Maka berbuat baiklah walaupun kebaikan yg kecil, karena anda tidak tahu kebaikan mana yg membawa ke syurga. https://t.co/z0R5AZZ8JG

‏أهل الجنة لا ينامون لشدة ما يرون من نعيم، اللهم أجعلني وأهلي وكل من أحب من أهلهاPara penghuni Syurga tidak akan tertidu...
20/01/2022

‏أهل الجنة لا ينامون لشدة ما يرون من نعيم، اللهم أجعلني وأهلي وكل من أحب من أهلها

Para penghuni Syurga tidak akan tertidur sedikitpun, karena dahsyatnya kenikmatan yg mereka lihat. Ya Allah jadikan aku dan keluarga ku, serta setiap orang yang aku cintai, menjadi penghuni Syurga-Mu. https://t.co/z0R5AZZ8JG

Renungan Tidakkah kita menyadari bahwa setiap hari yang berganti sesungguhnya jatah usia kita telah berkurang,Tidakkah k...
20/01/2022

Renungan

Tidakkah kita menyadari bahwa setiap hari yang berganti sesungguhnya jatah usia kita telah berkurang,

Tidakkah kita merenungi bukankah setiap menit waktu yang berlalu sejatinya kita sedang mendekati ajal.

Tidakkah kita menyesali bahwa usia yang kita lewati kelak akan ditanya untuk apa kita habiskan ?

Lantas masih pantaskah kita merayakan ulang tahun ?

Bukankah seharusnya ini lebih pantas kita tangisi dari pada kita rayakan.

Bukankah seharusnya lebih penting kita mempersiapkan kematian dari pada merayakan kelahiran.

Bukankah seharusnya kita menjadi seorang muslim yang cerdas yang banyak mengingat kematian dan menyiapkan bekalnya.

Bukankah sejatinya ketika kita merayakan ulang tahun sama halnya kita sedang merayakan menyambut kematian kita.

Maka tidakkah kita merasa khawatir untuk bertemu di hadapan Allah ?

Sudahkah waktu dan usia yg Allah berikan ini kita pergunakan sebaik-baiknya untuk mengerjakan amal shalih ?

Berapa banyak sudah bekal amal yang telah kita persiapkan ?

Dan sudah yakinkah kita akan selamat dari azab kubur dan siksa neraka ?

Saudara ku... sungguh waktu kita didunia ini tak banyak, maka sibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat untuk akhirat mu.

Dan tinggalkanlah apa saja yg tidak bermanfaat kebaikan bagi dunia dan akhirat mu.

Ingatlah bahwa bekal amal kita masih sedikit,
sedangkan dosa-dosa terus bertambah.

Dan ketahuilah kita merayakan ulang tahun atau tidak, tetap saja jatah ajal kita sudah di tetapkan dan tak dapat dirubah.

Lalu apa yang hendak kita banggakan dengan merayakan ulang tahun ?

Bukankah tidak penting kita meninggal saat ini atau nanti.

Sebab yang terpenting adalah dalam keadaan apa dan bekal apa yang akan kita bawa mati.

Untuk masalah amal shalih sebagai bekal menyongsong kehidupan akhirat, sudah banyak sekali berbagai teladan yg ditorehkan para ulama, yg tentu jika dibandingkan para ulama, kita bukan apa-apa juga bukan siapa-siapa. Salah satu contohnya kisah menjelang wafat Ibnu Rajab yg selayaknya bisa jadi renungan.

Al-'Ulaimi rahimahullah dalam al-Manhaj al-Ahmad mendapat informasi dari Syaikh Syamsuddin bin Nashiruddin rahimahullah mengenai wafatnya Ibnu Rajab yg dimakamkan di Babus Shagir yg berdampingan dgn makam Abu al-Faraj Abdul Wahid bin Muhammad asy-Syirazi rahimahullah.

Seorang penggali makam menceritakan, Ibnu Rajab mendatanginya meminta digalikan lubang kuburan bagi beliau beberapa hari sebelum beliau wafat. "Tolong gali liang kubur disini" begitu kata beliau. Setelah selesai penggalian, Ibnu Rajab malah turun ke liang lahad tersebut lalu mencoba berbaring, sambil berkata "lubang ini bagus" lalu setelah itu keluar. Si penggali makam pun terheran-heran melihat kelakuan Ibnu Rajab. Namun, kegiatan tersebut ternyata bukan lucu-lucuan. Sang penggali makam betul-betul merasakan kehilangan, dia berkata "Demi Allah tidak terasa berlalu beberapa hari ternyata beliau sudah dibawa menggunakan keranda mayyit, saya sendiri ternyata yg meletakan sang imam di liang lahad ini dan menguburnya."

Begitulah salah satu contoh bagaimana seorang ulama mempersiapkan kematian. Liang lahad calon pembaringan terakhir pun dipersiapkan dgn baik oleh beliau. Sampai sedetil itu seorang ulama 'mempersiapkan' kematiannya.

Lalu bagaimana dengan kita?

Semoga Allah mengampuni segala dosa & menerima segala amal kita. Semoga ada amal-amal ikhlas yg tidak kita duga yg kelak bisa diandalkan menjadi bekal menuju akhirat. Ya Allah...

ذهاب الإسلام على يدي أربعة أصناف من الناس: صنف لا يعملون بما يعلمون، وصنف يعملون بما لا يعلمون، وصنف لا يعملون ولا يعلمو...
20/01/2022

ذهاب الإسلام على يدي أربعة أصناف من الناس: صنف لا يعملون بما يعلمون، وصنف يعملون بما لا يعلمون، وصنف لا يعملون ولا يعلمون، وصنف يمنعون الناس من التعلم.

Citra Islam lenyap di tangan empat kalangan manusia yaitu: Kalangan yg tidak mengamalkan ilmu yg sudah diketahui, kalangan yg mengamalkan sesuatu yg tidak diketahui, kalangan yg tidak beramal juga tidak belajar, dan kalangan yg menghalangi orang lain belajar. (Muhammad bin al-Fadhl al-Balkhi rahimahullahu) https://t.co/z0R5AZZ8JG

ﻭَﺃَﻱُّ ﻧِﻌْﻤَﺔٍ ﺃَﻋْﻈَﻢُ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻨِّﻌْﻤَﺔِ ﺑِﺒُﺮُﻭﺯِ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻫُﻮَ ﻧَﺒِﻲُّ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﺔِ ﻓِﻲ ﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﻴَﻮ...
20/01/2022

ﻭَﺃَﻱُّ ﻧِﻌْﻤَﺔٍ ﺃَﻋْﻈَﻢُ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻨِّﻌْﻤَﺔِ ﺑِﺒُﺮُﻭﺯِ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻫُﻮَ ﻧَﺒِﻲُّ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﺔِ ﻓِﻲ ﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ

Dan nikmat apakah yang paling besar dibanding nikmat kelahiran Nabi yang mulia ini, dialah Nabi yang menjadi rahmat pada hari itu. (Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah) https://t.co/z0R5AZZ8JG

Jangan batasi rezekimu pada materi
20/01/2022

Jangan batasi rezekimu pada materi

UNTUK APA UMURMU ENGKAU HABISKAN ?Umur adalah salah satu diantara kenikmatan yang kelak Allah tanyakan, Maka hendaknya k...
20/01/2022

UNTUK APA UMURMU ENGKAU HABISKAN ?

Umur adalah salah satu diantara kenikmatan yang kelak Allah tanyakan, Maka hendaknya kita benar2 memperhatikan untuk apa umur kita pergunakan, jangan sampai kelak akan menambah berat hisab kita.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَزُولُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ، وَمَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ، وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ

“Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu).”[HR. At-Tirmidzi, Lihat Ash-Shahihah no. 946]

Mempergunakan umur untuk apa ia habiskan juga menjadi tolak ukur apakah ia sebaik-baiknya manusia atau justru menjadi sejelek-jeleknya manusia.

Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

خير الناس من طال عمره وحسن عمله وشر الناس من طال عمره وساء عمله

Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan bagus amal perbuatannya. Dan sejelek-jelek manusia adalah orang yang panjang umurnya namun buruk amal perbuatannya. [Shahih, riwayat Imam Tirmidzi, lihat kitab ash-Shahîhah: 1/624]

Demikian p**a para ulama memberikan kita nasehat tentang umur dan waktu.

Hasan Al-Bashri rahimahullah mengatakan,

ابن آدم إنما أنت أيام كلما ذهب يوم ذهب بعضك

“Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanyalah kump**an hari. Tatkala satu hari itu hilang, maka akan hilang p**a sebagian dirimu.”[Hilyatul Awliya’, 2/148]

Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata,

إضاعةُ الوقت أشدُّ من الموت ؛ لأنَّ إضاعة الوقت تقطعك عن الله والدار الآخرة، والموتُ يقطعك عن الدنيا وأهلها

“Menyia-nyiakan waktu lebih berbahaya dari kematian, karena menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu dari Allah dan negeri akhirat, sedangkan kematian hanya memutuskan dirimu dari dunia dan penduduknya”. [Al-Fawaid hal 44]

Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,

ﻣَﺎ ﻧَﺪِﻣْﺖُ ﻋَﻠَﻰ ﺷَﻲْﺀٍ ﻧَﺪَﻣِﻲ ﻋَﻠَﻰ ﻳَﻮْﻡٍ ﻏَﺮَﺑَﺖْ ﴰَﺴْﻪُ ﻧَﻘَﺺَ ﻓِﻴْﻪِ ﺃَﺟَﻠِﻲ ﻭَﱂَ ْﻳَﺰِﺩْ ﻓِﻴْﻪِ ﻋَﻤَﻠِﻲ

“Tiada yang pernah kusesali selain keadaan ketika matahari tenggelam, ajalku berkurang, namun amalanku tidak bertambah.” (Lihat Miftahul Afkar)

Imam Syafi’i rahimahullah berkata,

الوقت كالسيف فإن قطعته وإلا قطعك، ونفسك إن لم تشغلها بالحق وإلا شغلتك بالباطل

“Waktu laksana pedang. Jika engkau tidak menggunakannya, maka ia yang malah akan menebasmu. Dan dirimu jika tidak tersibukkan dalam kebaikan, pasti akan tersibukkan dalam hal yang sia-sia.” [Madarij as-Salikin, Jilid 3, halaman 129]

Semoga hal ini kita jadikan renungan dan semakin menambah kita bersemangat untuk memanfaatkan waktu dalam kebaikan. Wallahu waliyyut taufiq.

Address

Sukoharjo

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

+6285867784130

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Telaga Ilmu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share