07/04/2026
SEMANGKOK MIE
Semangkok mie yang hangat menguap ....
Aroma bumbu sedap memikat yang lidahku tak mau berpaling.
Atau aku yang hanya bisa buat itu. "Isoku iki" kata orang jipang 😁🤭. Makanya jadi nggathok (jawanya).
Semangkok yang cukup temani aku :
*Mie kirin kamu.
*Mie kirin waktu awal bertemu.
*Mie kirin awal aqad mengikat.
*Mie kirin awal melangkah bersama, arungi samudra kehidupan.
*Mie kirin saat-saat syahdu, memadu asmara membara.
*Mie kirin saling menyelaraskan perbedaan dan menjaga kesetiaan.
Karena dari perbedaan muncul ujian sampai di mana kuat bertahan.
*Mie kirin sama-sama bahu membahu membawa biduk kecil keluarga ditengah ombak kehidupan.
Agar bisa berlabuh di pantai bahagia.
*Mie kirin ketika anak-anak telah dewasa, berumah tangga. Satu persatu tinggalkan kita, sibuk berjuang untuk keluarga masing-masing.
*Mie kirin kita berdua lagi di usia tua.
*Mie kirin kita berdua dengan tulang rapuh, saling topang menguatkan agar tak jatuh.
Ternyata kemesraan dapat diraih p**a di saat tua.
*Mie kirin saat terakhir mengantarmu menghadap ke hadiratNya, dengan kesedihan yang terdalam seolah kehilangan separuh diriku.
*Mie kirin diri dalam kesendirian dengan menguatkan kesabaran, keimanan, kepasrahan.
Untuk melanjutkan cerita kehidupan entah kapan berkesudahan.
Wallahu a'lam.
Memang afdholnya dengan kata mengenang.
Untuk menyelaraskan dengan judulnya, kuganti dengan *mie kirin...😁😁🤭
*Ki Gunung Prawoto*