ArmaiLa

ArmaiLa Sharing-Sharing Dulu, Selling-Selling Kemudian. Cari Yang Terbaik dan Jelajahi Fitur Lengkapnya, Temukan Penawaran Menarik di Armaila!

07/01/2026

"Ternyata setelah panen ke-7, tantangannya bukan lagi soal memetik, tapi soal menjaga tenaga si tanaman supaya nggak 'drop' di panen berikutnya.
​Banyak yang tanya saya pakai pupuk apa dan takarannya berapa. Jujur, saya masih terus belajar dan bereksperimen sendiri di kebun. Tadi saya coba campur NPK dan SS dengan takaran khusus.
​Untuk detail takaran dan cara saya mencampurnya, saya ceritakan lebih lengkap di video terbaru saya ya. Semoga bisa jadi teman diskusi sesama pekebun."

Tadi siang 50 batang bambu akhirnya sampai juga di rumah. Rasanya campur aduk melihat tumpukan bambu itu di samping laha...
07/01/2026

Tadi siang 50 batang bambu akhirnya sampai juga di rumah. Rasanya campur aduk melihat tumpukan bambu itu di samping lahan 6x12 meter saya. Ada rasa semangat, tapi jujur ada rasa capek yang belum hilang juga dari sisa pekerjaan kemarin.

​Rencananya bambu-bambu ini mau saya jadikan tiang buat para-para labu siam. Saya pilih labu siam karena sepertinya dia tipe tanaman yang nggak nuntut banyak perhatian, pas buat saya yang masih belajar ini.

​Mungkin bagi sebagian orang ini cuma sekadar tumpukan bambu. Tapi buat saya, ini cara buat tetap waras. Fokus ke tangan yang bekerja, kaki yang melangkah di tanah, biar pikiran nggak lari ke mana-mana terus.

​Harapannya nanti kalau sudah panen, bisa rutin tiap minggu. Meski harganya mungkin cuma beberapa ratus perak, tapi ada kepuasan yang nggak bisa dinilai uang saat melihat sesuatu yang kita tanam sendiri bisa tumbuh dan bermanfaat.

​Saya sempat rekam sedikit tadi pas bambunya datang dan gimana suasana di lahan kecil saya sekarang. Cerita lengkap dan suasananya saya taruh di video YouTube saya, buat kenang-kenangan kalau nanti kebun ini sudah rimbun.

​(Link di komentar)

06/01/2026
06/01/2026

MENGAPA INDONESIA TIDAK SANGGUP KELUAR DARI PARIS AGREEMENT.?

Kita semua sama-sama tau, bahwa yang Menghancurkan Sumatera & Wilayah lain, adalah Hujan Chemtrail OMC.

Apapun itu kita harus Berperang demi Anak Cucu kita, melawan Iblis Penghancur Dilangit.

Kita sama-sama sudah tau, bahwa Operasi Modifikasi Cuaca Chemtrail ini menjadi sangat Masif adalah Pasca Perjanjian "Paris Climate Change Agreement", 2015.

Namun mengapa kita Tidak Sanggup Keluar dari Perjanjian Iblis ini ?

Saya tidak Bicara ttg Wowo, sebab dia memang Pure Boneka.

Tapi saya bertanya, "Seandainya Anda adalah Presiden Sejati, Mampukah anda Keluar dari Paris Agreement, yang telah Meluluh lantakkan Bumi Pertiwi kita?"

________________________________

Oke, biar saya jelaskan Posisi anda di Paris Agreement, jika anda jadi Presiden.

1. Paris Agreement ini adalah Perhelatan miliknya "World Bank".

Dimana Bill Gates, Claus Schwab, dan Tokoh WEF penting lainnya, jadi inisiator dari Perjanjian Iblis ini.

Dan sebagaimana yang kita ketahui bersama, Hutang Indonesia di World Bank aslinya lebih dari Rp10rb Trilyun. Bukan Rp7rb Trilyun.

Bahkan Purbaya pernah berkata (Kalau saya tidak salah) "Aslinya adalah Rp24rb Trilyun."

______________________________

2. Yang Namanya Hutang, pasti ada Jaminannya.

Mungkin Jaminannya adalah Seluruh Tambang di Indonesia, baik di Papua, Kalimantan, Sumatera, dan Daerah lain + Seluruh BUMN.

(Saya bilang "Mungkin" ya. Tapi Dugaan saya, kalau ingin kuat Jaminannya, apalagi kalau bukan itu?")

_______________________________

3. KOMPENSASI JIKA PATUH

- anda akan dapat "Green Climate Fund" $100 Milyar Dollar Pertahun (Sekitar Rp1.600 Trilyun Pertahun secara Cuma-cuma).

Inilah Biaya Mitigasi & Kompensasi, yang dibagi-bagikan pada seluruh Pejabat Berwenang.

Para Gubernur kalau Izinkan OMC, maka DAU akan Ditambah 45%, Dapat Bonus Intensif Gede, Dapat Biaya Mitigasi Bencana yang sangat besar, Trilyunan Rupiah dari BNPB, dan kemungkinan dapat juga dari ABD.

Karna Program OMC ini adalah Program langsung dari Bappenas.

Dan kita tau sendiri, Bappenas itu adalah Kepanjangan Tangan langsung Elit Global, disana ada World Bank & ABD "Asian Bank Development".

Lalu menjadi Prioritas Pusat, baik untuk Permohonan Anggaran, hingga Karir Politiknya.

Dapat Uang Tempel Terimakasih dari Para Kontraktor. Karna Anggaran OMC Chemtrail itu besar sekali, Rp200 Juta Persortie. Jadi untuk ratusan Flight dari Desember 2025 - Januari 2026, Estimasi yang sudah didapat Kontraktor itu adalah antara 50 - 80 Milyar rupiah.

Namanya Uang Tempel, tentu tidak masuk Kas Daerah, tapi masuk Jalur Pribadi.

Intinya Para Gubernur yang Aktiv Meminta OMC, Anggarannya akan makin Gemuk, baik Kas Daerah, maupun Rekening Pribadinya.

Itulah sebabnya Hampir semua Gubernur Berlomba-lomba meminta OMC, bahkan Diperbanyak. Misal Kofifah, Lutvi, dll.

________________________________

Tapi kalau Gubernur itu Menolak, Konsekwensi adalah sebaliknya, Anggaran bisa Dipotong sangat besar, dan Kas Daerah Dibuat Kering Kerontang. Rakyat Ngamuk, karna Fasilitas Publik amburadul. KPK & Kejaksaan, Kejar dosa-dosanya, kayak iwayan Koster dulu & Viktor laiskodat. Intinya dia akan Hancur, jika melawan.

Jadi Ada Kompensasi & Konsekwensi, jika Menerima atau Menolak, baik bagi Negara, maupun Pemerintah Daerah.

Makin terjadi Bencana, Anggaran yang mengucur pun makin Besar, baik untuk Mitigasi Bencana, maupun Pemulihan Pasca Bencana. Duit semua itu. Jadi Nyawa Anda = Duit bagi Pejabat.

Untuk BNPB saja kemarin langsung Cair Rp50 Trilyun, untuk Mitigasi saja.

Itulah sebabnya Anda mendengar Peristiwa2 Aneh, Pemerintah Anggarkan Rp150 Juta, Per Sumur Bor.

Padahal kita sama2 tau, Biaya Sumur Bor itu paling 3 - 5 juta saja. Tapi yah itulah, Namanya Duit, ya Bahan Bancakan. Sama kayak MBG.

Jadi anda sudah tau ya, Betapa Derasnya Duit Mengalir di balik Project Bencana ini.

_______________________________

4. Konsekwensi Jika Anda Melawan atau Keluar dari Paris Agreement.

Tempo Pembayaran Hutang akan Dipaksa Bayar saat itu juga, atau Dipercepat.

Alhasil, Super Hyper Inflasi akan terjadi. Rupiah akan ambruk ke Rp25.000 / Dollar hanya dalam 1 atau 2 Minggu saja.

Negara akan Galbay & Bangkrut, seperti Yunani & Argentina.

Semua Jaminan akan Dieksekusi & Diambil Alih Worldbank.

Revolusi akan terjadi, dan anda akan Diturunkan Rakyat.

Lihat sekarang..!!! Betapa Kuatnya "Operasi Modifikasi Cuaca" Paris Agreement itu?

Itulah sebabnya Mereka Melarang Diskursus tentang "Hujan", karna yang Terlibat disini adalah Negara + Organisasi Dunia.

Anda boleh Bertanya ttg Hilirnya:
"Ada Apa Dengan Tanah?",
"Ada Apa Dengan Pohon?".

Tapi and Dilarang Bertanya Hulunya :
"Ada Apa Dengan Hujan?"

Bumi kita Dihancurkan, lewat Hujan Kimia. Tapi kita bahkan gak punya sama sekali Kedaulatan, untuk Mempertahankan Hak Hidup kita.

Sekarang jika anda Presiden, apa yang bisa anda lakukan?

Bagaimana kondisi antrean BBM di daerah kalian? 🤠🤠🤠
05/01/2026

Bagaimana kondisi antrean BBM di daerah kalian?
🤠🤠🤠

​"Lagi antre panjang di SPBU, tiba-tiba muncul 'Ketua Minyak dari Tamina'! 😂​Video ini merekam momen lucu sekaligus menggemaskan saat seorang pria paruh bay...

"Bayangkan terbangun di bawah bayang-bayang raksasa yang sewaktu-waktu bisa memuntahkan api. Selama berbulan-bulan, Gunu...
03/01/2026

"Bayangkan terbangun di bawah bayang-bayang raksasa yang sewaktu-waktu bisa memuntahkan api.

Selama berbulan-bulan, Gunung Burni Telong bukan lagi sekadar pemandangan indah di ufuk Bener Meriah, melainkan ancaman nyata yang membuat setiap tidurnya warga tak pernah benar-benar nyenyak."

"Sejak Juli lalu, 'raksasa' ini terbangun. Status Level III (Siaga) memaksa semua orang hidup dalam waspada tinggi.

Gempa-gempa tektonik—baik yang dangkal maupun yang dalam—terus berdenyut di bawah tanah, seolah memberi peringatan bahwa bumi sedang tidak baik-baik saja. Ladang dan rumah ditinggalkan, jalur pendakian ditutup, dan ketakutan menjadi teman sehari-hari."

"Namun, per hari ini, 3 Januari 2026 pukul 14.00 WIB, kabar baik akhirnya datang. Berdasarkan pantauan Pusat Vulkanologi (PVMBG), aktivitas vulkanik mulai mereda secara konsisten sejak akhir Desember.

Dengan tercatat 13 kali gempa dangkal dan 11 kali gempa dalam di hari-hari terakhir, status Gunung Burni Telong resmi DITURUNKAN ke Level II (Waspada)."

"Penurunan status ini lebih dari sekadar angka di atas kertas. Ini adalah akhir dari malam-malam panjang bagi orang tua yang selalu siap siaga menggendong anaknya lari jika sirine berbunyi. Meski radius 3 km masih terlarang, setidaknya beban di pundak warga sedikit terangkat."

"Alam memang tak bisa ditebak, tapi ia selalu memberi tanda kapan harus menjauh dan kapan kita bisa kembali mendekat. Tetap tenang, jangan panik, dan biarkan si raksasa beristirahat sejenak."

03/01/2026
03/01/2026

Pulih Mi Gayo Ku

Cc: Ervan Ceh Kul

01/01/2026

Musibah Datang Tanpa
Tanpa tanda sebelumnya
Siapkah hatimu?

Address

Suku Wih Ilang
Takengon
24582

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ArmaiLa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share