09/04/2026
Presiden Prabowo menyebut bahwa kenaikan harga bahan bakar pesawat, Avtur, tidak berimbas pada penyelenggaraan ibadah haji 2026. Biaya ibadah haji dipastikan tetap sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan.
"Pelaksanaan haji 2026 kecuali pemerintah Arab Saudi punya ketentuan lain. Kita pastikan bahwa biaya haji 2026 kita turunkan sekitar Rp2 juta," kata Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Rabu (8/4/2026).
Padahal, harga avtur saat ini sedang naik dari Rp13.656 per liter menjadi Rp23.551 per liter imbas dari konflik Amerika Serikat dan Israel kepada Iran.
"Walaupun harga Avtur naik, tapi kita berani menurunkan biaya haji untuk tahun ini. Demikian komitmen pemerintah ini untuk melindungi rakyat paling bawah," tutur Prabowo.
Seperti diketahui, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2026 telah ditetapkan rata-rata Rp87,4 juta per jamaah, dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar langsung oleh jamaah sekitar Rp54,19 juta.
Angka ini mengalami penurunan sekitar Rp2 juta dari tahun 2025. Sisa dari biaya tersebut, yaitu Rp33,21 juta, ditutup menggunakan nilai manfaat dana haji. Penyesuaian biaya ini dilakukan pada komponen konsumsi dan penerbangan.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan sebelum konflik global memicu lonjakan harga minyak, rata-rata biaya penerbangan haji per jamaah berada di kisaran Rp33,5 juta.
Selengkapnya: https://www.nu.or.id/nasional/prabowo-pastikan-biaya-haji-2026-turun-rp2-juta-meski-harga-avtur-naik-D5fNj
ββββββββββββββββββ
Baca berita lainnya di www.nu.or.id
Follow