01/02/2017
TIPS MEMOTRET BAYI
Tak ada salahnya kalau kita coba tips n trik memotret bayi berikut, untuk memaksimalkan hasil foto-foto yang kita ambil. Berikut Tips n Triknya :
1. Kamera dan setelannya
Gunakan kamera jenis DSLR atau Digital Single-Lens Reflex Untuk menghasilan foto-foto yang bagus. yang belum punya kamera DSLR jangan khawatir. dengan Kamera Saku Atau Handphone juga bisa memotret Bayi. Namun, hasil sudah pasti lebih bagus DSLR. Tapi, kalau punya keinginan yang kuat, dan mampu memaksimalkan kamera yang dimiliki, pasti hasilnya lebih bagus. Kamera DSLR mampu mengabadikan adegan dengan cepat dan tanpa jeda (shutter lag).
Selain itu Kamera DSLR lebih unggul dalam pencahayaan karena memiliki ASA/ISO atau tingkat kepekaan tinggi. Saat memotret di dalam ruangan, ASA/ISO bisa dinaikkan sampai 6400 agar Anda tidak perlu menggunakan flash. Karna Flash akan mengganggu bayi. Namun Jika ingin menggunakan flash juga nyalakan lah lampu ruangan.
Dan Saat memotret di luar ruangan dengan asumsi cahaya banyak, Maka turunkan lah kembali ASA/ISO. Dampak lain Jika menggunakan flash adalah, jika digunakan di dalam ruangan dapat membuat hasil foto tampak flat atau datar. Jadi pertimbangkanlah baik-baik jika menggunakan flash.
Gunakanlah setelan “manual”, bukan “auto” dan pastikan shutter tinggi agar bisa menghasilkan gambar-gambar yang freeze, atau ngeblur. Dan gunakan lah lensa normal sampai medium tele. Jangan gunakan lensa wide atau lebar sebab dapat membuat bagian tubuh bayi terdistorsi, misalnya kepala atau kakinya jadi besar.
2. Mencari moment yang tepat.
Bergeraklah sigap dan cepat untuk memotret bayi. karena bayi juga bergerak dengan cepat. Tetapi harus sabar, dalam arti siap menunggu momen terbaik. Pegang terus kamera dan siapkan Kamera untuk memotret, tunggu sampai dia beraksi. Bila ada adegan bagus, jepret lah sebanyak-banyaknya. Momen bagus dapat dipancing atau diciptakan. Buatlah bayi tertawa, berteriak atau menggerak-gerakkan tangan, dengan memanggil namanya atau menggoyangkan mainan dalam jarak pandang matanya.
3. Angle
Ambil gambar dari berbagai angle. Agar foto bayi yang adegannya tampak bagus. Untuk mendapatkan foto yang bagus, Berganti - bergantilah posisi, seperti berdiri, jongkok, duduk, bahkan tengkurap agar bisa berada di posisi eye level atau sejajar mata bayi.
4.Bayi
Semua aktivitas bayi menarik untuk difoto, misalnya ketika dia sedang makan, mandi, bermain, atau tidur. Foto bayi harus natural. Sebelum di foto, bayi tidak perlu didandani berlebihan, misalnya wajahnya dibedaki, bibirnya dipulas lipstick, rambutnya ditata, dipakaikan bando besar, atau pakaiannya kelewat rapi. Ini menghasilkan foto yang tidak natural. Jangan sampai ekspresi bayi tenggelam oleh benda-benda atau warna-warni di sekitarnya. Kenakan pakaian polos, berwarna putih atau warna-warni di sekitarnya.